Langsung ke konten utama

Konsep Web Server

KONSEP WEB SERVER
Web Server adalah software yang memberikan informasi layanan data yang memiliki
fungsi menerima permintaan dari HTTP ataupun HTTPS dari client (yang disebut dengan
browserweb) dan akan mengirimkan kembalihasilnyaberbentuk halaman-halamanweb.
1) CaraKerjaWebserver

Perangkatlunakwebserverterdapatpadakomputer serverdan di komputerinilahdata-
data website tersimpan dengan rapi. Sama halnya dengan komputer client, komputer

server juga harus terhubung dengan jaringan internet atau jaringan intranet untuk
dapat diaksesoleh client.
Pada saat client (browser) meminta data web page kepada server, maka instruksi
permintaan data oleh browser tersebut akan dikemas dalam TCP yang merupakan
protokol transport dan dikirim ke alamat protokol berikutnya, yaitu Hyper TextTransfer
Protocol(HTTP)dan atau HyperTextTransferProtocolSecure (HTTPS).Data yang diminta
daribrowser kewebserverdisebut dengan HTTPrequest,yang kemudianakan dicarikan
oleh web serverdi dalam komputer server.Jikaditemukan,data tersebut akan dikemas
oleh web server dalam TCP dan dikirim kembali ke browser untuk ditampilkan. Data
yang dikirim dari server ke browser dikenal dengan HTTP response. Jika data yang
diminta oleh browser tersebut ternyata tidak ditemukan oleh web server, maka web
server akan menolak permintaan tersebut dan browser akan menampilkan notifikasi
error404 atau PageNotFound.

2) Jenis-jenisWebServer
A. Apache
Apache termasuk jenis freeware yang dapat memberikan keuntungan bagi
penggunanya. Selain itu,jenis serverini juga lebih mudah diinstal dibandingkan
dengan beberapajenis server yang lain.Apache juga dikenalmampu beroperasi di
berbagai platform systemoperasi yang ada, sehingga bisa digunakan oleh banyak
orang. Dalam Apache,terdapat empat filekonfigurasi yang bisa digunakan untuk
mengatur konfigurasi dengan mudah. Selain itu,penambahan peripheralke bagian
platform web servernyacukup mudah.
B. WebServerLitespeed
Jenis serverinimampu meningkatkan performaPHPhingga mencapai50%, bahkan
mampu melebihiperformaserver Apache hingga enam kali lebih cepat, memiliki
sistem antiDDoS, mampu melakukan pembatasan terhadap validasiHTTPrequest,
dan memiliki sistem pencegahanoverloadingyang baik, sehingga menguntungkan
pengguna. Sistem recovery terhadapkegagalan juga bisa dilakukan secara langsung
dan otomatis. Jenis server ini memiliki sistem yang cukup kompatibel dengan
Cpanel,Pleskdan directadmin karena memiliki dukungan kompatibilitas terhadap
sistem mod security request filtering. Jenis serverini dapat sesuai atau kompatibel
dengan Apache.htaccess.
C. Web ServerMicrosoftIIS
IISmerupakan kepanjangandariInternetInformationService.Webserverinimemiliki
banyak fituryang bisa digunakan, sepertiFileTransferProtocol(FTP),pengelola web,
NNTP, dan Ghoper. Server ini mendukung sistem operasi untuk Windows NT dan
Windows Server 2003,Windows 2000 dan Windows XP.Untuk kerjaPHP sendiri,IIS
lebih stabil, cepat, dan baik.IIS memiliki sistem diagnotistik yang bisa digunakan
untuk melakukan pengecekan terhadap kesalahan. IIS juga kompatibel dengan
windows karena memang IIS sendiridirilis oleh Microsoft.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Variabel Di PHP

Sama seperti pada bahasa pemrograman lainnya yang memiliki variabel sebagai tempat atau wadah untuk menyimpan data sementara. variabel bisa dikatakan sebagai penyimpanan informasi atau data sementara di dalam pemrograman. variabel bisa menyimpan data berupa integer, string dan lainnya. nilai atau isi dari pada variabel sendiri bisa di update atau di ubah yang akan kita praktekkan di dalam tutorial belajar php mengenal variabel di php ini. variabel memiliki nama nya masing-masing dengan tujuan untuk memudahkan programmer untuk menandai masing-masing variabel tersebut. dan memudahkan untuk pemanggilan variabel nya tersebut. Cara Penulisan Variabel di PHP Penulisan variabel di php mempunyai ketentuan tersendiri. pada sub judul ini kan dijelaskan tentang bagaimana cara penulisan variabel yang benar di php sesuai dengan ketentuan dari PHP. berikut adalah cara penulisan variabel di php yang saya buat dalam beberapa point. 1. Penulisan variabel PHP di awali dengan tanda $. Variabel di dalam P...

Kelebihan dan Kekurangan GET dan POST

  Method get sangat tidak di sarankan jika digunakan untuk membuat login karena akan sangat tidak lucu jika username dan password yang di inputkan akan terlihat pada url browser. Method get lebih mudah di gunakan untuk pengambilan atau penyimpanan data sementara yang di butuhkan dalam logika pemrograman. karena lebih praktis dalam menyimpan data yang bersifat sementara. Method post digunakan untuk membuat login karena membuat data yang di inputkan tidak terlihat.

Penanganan Form Pada PHP

 Untuk melakukan penanganan form atau form handling, kita harus menentukan terlebih dahulu form yang kita buat menggunakan metode apa? metode get atau post. berikut ini akan di jelaskan cara penanganan form yang menggunakan metode get atau metode post dengan php. untuk contoh penggunaan GET dan POST pada PHP silahkan sediakan dua buah file php. yaitu index.php dan tampil.php. jadi pada contoh ini kita akan membuat sebuah form penginputan nama. dan apabila form tersebut di submit maka akan muncul nama yang di inputkan pada form. pada file index.php kita jadikan sebagai form dan pada file tampil.php kita jadikan sebagai file php yang bertugas untuk menangkap data inputan kemudian menampilkannya. contoh penggunaan method GET pada form HTML dan PHP silahkan perhatikan pada contoh membuat penanganan form dengan method GET berikut ini.