Langsung ke konten utama

Penulisan syntak PHP

 Untuk penulisan syntax nya, PHP di tandai dengan membuat tag pembuka (

<?php ) dan di akhiri dengan tag penutup ( ?> ). syntax php dapat di sisipkan pada

bagian-bagian HTML. kemudian di akhir setiap baris syntax PHP harus di tutup

dengan tanda semicolon atau titik koma(;)berikut ini adalah contoh penulisan syntax

php yang benar.


Dapat anda lihat pada contoh penulisan syntax PHP di atas, bahwa pada awal

syntax php harus di buka dengan tag pembuka php yang di tandai dengan “<?php”.

dan di tutup dengan tag penutup PHP “ ?> ”. dan yang perlu di perhatikan lagi

adalah di akhir baris syntax PHP harus di akhiri atau di tutup dengan semicolon atau

titik koma (;).

Syntax echo pada contoh di atas memiliki fungsi atau kegunaan sebagai penampil

data. adapun output yang di hasilkan pada contoh syntax php di atas adalah tulisan “

Belajar Pemrograman Web ”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Variabel Di PHP

Sama seperti pada bahasa pemrograman lainnya yang memiliki variabel sebagai tempat atau wadah untuk menyimpan data sementara. variabel bisa dikatakan sebagai penyimpanan informasi atau data sementara di dalam pemrograman. variabel bisa menyimpan data berupa integer, string dan lainnya. nilai atau isi dari pada variabel sendiri bisa di update atau di ubah yang akan kita praktekkan di dalam tutorial belajar php mengenal variabel di php ini. variabel memiliki nama nya masing-masing dengan tujuan untuk memudahkan programmer untuk menandai masing-masing variabel tersebut. dan memudahkan untuk pemanggilan variabel nya tersebut. Cara Penulisan Variabel di PHP Penulisan variabel di php mempunyai ketentuan tersendiri. pada sub judul ini kan dijelaskan tentang bagaimana cara penulisan variabel yang benar di php sesuai dengan ketentuan dari PHP. berikut adalah cara penulisan variabel di php yang saya buat dalam beberapa point. 1. Penulisan variabel PHP di awali dengan tanda $. Variabel di dalam P...

Kelebihan dan Kekurangan GET dan POST

  Method get sangat tidak di sarankan jika digunakan untuk membuat login karena akan sangat tidak lucu jika username dan password yang di inputkan akan terlihat pada url browser. Method get lebih mudah di gunakan untuk pengambilan atau penyimpanan data sementara yang di butuhkan dalam logika pemrograman. karena lebih praktis dalam menyimpan data yang bersifat sementara. Method post digunakan untuk membuat login karena membuat data yang di inputkan tidak terlihat.

Penanganan Form Pada PHP

 Untuk melakukan penanganan form atau form handling, kita harus menentukan terlebih dahulu form yang kita buat menggunakan metode apa? metode get atau post. berikut ini akan di jelaskan cara penanganan form yang menggunakan metode get atau metode post dengan php. untuk contoh penggunaan GET dan POST pada PHP silahkan sediakan dua buah file php. yaitu index.php dan tampil.php. jadi pada contoh ini kita akan membuat sebuah form penginputan nama. dan apabila form tersebut di submit maka akan muncul nama yang di inputkan pada form. pada file index.php kita jadikan sebagai form dan pada file tampil.php kita jadikan sebagai file php yang bertugas untuk menangkap data inputan kemudian menampilkannya. contoh penggunaan method GET pada form HTML dan PHP silahkan perhatikan pada contoh membuat penanganan form dengan method GET berikut ini.